Tren Staycation Meningkat Jelang Libur Panjang 2020, Berikut Kota di Indonesia yang Jadi Primadona

- 27 Oktober 2020, 08:04 WIB
Staycation cara usir bosen kelamaan di rumah selama pademi Covid-19. /Traveloka

PR BANDUNG RAYA - Liburan selama pandemi menjadi kegiatan yang sulit dan cukup menegangkan. Apalagi pembatasan beberapa kegiatan seperti berkerumun dalam satu tempat sangat tidak disarankan.

Hal tersebut dikhawatirkan akan menambah kasus dan klaster libur panjang ketiga. Menengok dari libur sebelumnya yakni libur panjang saat Tahun Baru Islam dan Libur Idul Fitri yang terjadi laju pertambahan kasus Covid-19.

Disisi lain untuk mengatasi kejenuhan yang memangku beberapa orang dengan kegiatan yang sama seperti sekolah daring, work from home (WFH), berolahraga di rumah, dan lainnya.

Baca Juga: Prancis Menampilkan Karikatur Nabi Muhammad, PM Pakistan Nilai Macron Menyerang Islam

Kegiatan libur panjang tersebut menjadi ajang penting di masa pandemi ini. Namun perlu dicatat hal apa saja yang perlu diwaspadai sebelum pergi ke lokasi wisata untuk mengisi waktu libur panjang anda.

Belakangan ini fenomena Staycation alias 'stay vacation' menjadi tren yang semakin berkembang. Tren Staycation ini bergejolak setelah larangan perjalanan internasional maupun nasional yang diterapkan di berbagai negara.

Staycation merupakan jenis liburan yang tak perlu membuat anda pergi jauh sehingga menimbulkan kerumunan, cukup menginap dan menikmati fasilitas lengkap di hotel saja.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Pandemi Telah Usai dan Covid-19 Adalah Flu Biasa? Simak Faktanya

Shirley Lesmana, VP Marketing Traveloka Accommodation mengatakan berdasarkan data internal, biro perjalanan daring itu mencatat tren permintaan Staycation di dalam kota terus naik sejak Juni 2020. Kenaikan terlihat terutama di beberapa kota besar dibandingkan bulan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X