15 Wilayah Jabar Terapkan New Normal, Ridwan Kamil: Masjid Besar Jangan Buka Dulu

- 31 Mei 2020, 16:14 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan evaluasi PSBB di Jabar, Jumat, 29 Mei 2020.*

PIKIRAN RAKYAT - Seiring dengan dilepasnya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan digantikan dengan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, Kabupaten Bandung Barat telah menyesuaikan kondisi rumah ibadah sesuai protokol kesehatan COVID-19.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil turut melakukan pemantauan langsung ke Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Padalarang yang dalam waktu dekat dibuka kembali untuk kegiatan ibadah.

Memasuki era new normal atau adaptasi kebiasaan baru, tempat ibadah menjadi salah satu titik kerumunan yang boleh kembali di buka.

Baca Juga: Pasien Positif Virus Corona di Cimahi Dikabarkan Kabur dari Rumah Sakit, Simak Faktanya

Kabupaten Bandung Barat sendiri merupakan satu dari 15 wilayah di Jawa Barat yang diizinkan melakukan adaptasi kebiasaan baru dengan beroperasi kembalinya berbagai tempat usaha, wisata, dan ibadah dengan ketentuan yang berlaku.

Penentuan wilayah yang boleh melakukan new normal didasari oleh pengukuran sembilan indeks, seperti laju transmisi, ODP, PDP, dan penambahan kasus positif COVID-19.

“Saya sampaikan, AKB rumah ibadah tidak berlaku untuk seluruh daerah, hanya mereka yang secara ilmiah masuk daerah terkendali atau Zona Biru,” kata Ridan Kamil pada Sabtu 30 Mei 2020 seperti dikutip Pikiranrakyat-bandungraya.com dari laman Humas Pemprov Jabar.

Baca Juga: Soal Sanksi Papan Pengumuman di Bandung, Ketua RT Sebut Pemudik Telah Pulang dan Isolasi Mandiri

"Karena fatwa dari MUI menyatakan kegiatan beribadah bisa dimulai di dalam masjid jika kondisi terkendali, yang belum terkendali secara ilmiah tidak boleh dulu,” tuturnya.

Mulai 1 Juni 2020, kegiatan rumah ibadah dapat mulai digelar sesuai dengan protokol kesehatan virus corona.

“Dalam proses AKB ini yang dipulihkan adalah rumah ibadah dulu, karena kerinduan spiritualitas menjadi utama, Jabar Juara Lahir Batin. Maka di tanggal 1 yang didahulukan adalah rumah-rumah ibadah, ada masjid, gereja, kelenteng, dan lain-lain,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: Humas Pemprov Jabar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X