Diejek Tak Bisa Baca, Pria Bandung Bunuh Temannya Sendiri di Hari Raya Idulfitri 1441 H

- 25 Mei 2020, 10:41 WIB
AUTOPSI mayat.*

PIKIRAN RAKYAT - Peribahasa "Mulutmu, Harimaumu", nyatanya bukan hanya sebuah rangkaian kata biasa, sebab setiap kata yang diucapkan oleh mulut terbukti nyata dapat menyakiti perasaan orang lain.

Persis dengan tragedi pembunuhan di hari yang suci, Idulfitri 1441 Hijriah yang dimulai dengan lontaran kata, menyebabkan sakit hati, hingga berujung dengan perenggutan nyawa.

Tragedi nahas ini dialami oleh seorang warga Kampung Cikoneng, Baleendah, Kabupaten Bandung, berinisial JS (38) yang telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu 24 Mei 2020 tepat saat hari kemenangan bagi umat Muslim tiba.

Baca Juga: Masuk Zona Kuning, Warga Cileunyi Gelar Salat Id Sesuai Protokol Kesehatan Corona

Menurut penuturan Kapolsek Baleendah, Kompol Supriyono, mendiang JS dibunuh oleh temannya sendiri, seorang pria berinisial YS (38) yang sering kali dihina oleh JS karena tidak bisa membaca atau buta huruf.

"Korbannya berteman dengan pelaku, Yadi Setiadi. Pelaku merasa sakit hati, dibilang sama korban nggak bisa baca," kata Supriyono pada Minggu 24 Mei 2020 seperti dikutip Pikiranrakyat-bandungraya.com dari PMJ News.

Menurut penuturan tersangka, peristiwa penusukan itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB, di hari Lebaran tepat setelah keduanya mengunjungi makam untuk ziarah kubur.

Baca Juga: Tanpa Keluarga Lengkap, Wali Kota Bandung Salat Idulfitri di Rumah

Ejekan YS kepada JS yang tak bisa membaca itu membuat JS sakit hati. JS mengaku bahwa temannya itu bukan sekali dua kali mengejeknya tak bisa membaca, bahkan di hari yang fitri pun, dia masih dihina dan diejek-ejek soal buta huruf.

"Pas tadi ketemu di kuburan, (korban YS) masih ngomong kaya gitu (gak bisa baca kepada pelaku JS. red)," tutur Supriyono.

Usai pertemuan itu, kata Supriyono, pelaku lantas pulang ke kediamannya dan membawa pisau dapur yang diduga digunakan sebagai alat untuk menghilangkan nyawa korban.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: PMJ News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X