Koleksi Baru Kebun Binatang Bandung Telah Lahir, Sepasang Kura-kura Ceper Tempurung Serat Kayu

- 1 Agustus 2020, 16:12 WIB
Kura-kura ceper koleksi baru Kebun Binatang Bandung. /ANTARA

PR BANDUNGRAYA - Sepasang kura-kura ceper dengan nama latin Cyclemya Dentata bergabung di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazoga).

Tambahan koleksi satwa berupa kura-kura ini memiliki keunikan berupa tempurung yang menyerupai serat kayu.

Kurator reptil Bazoga, Panji Ahmad Fauzan mengatakan hewan amfibi itu juga kura-kura ceper itu memiliki duri di sisi-sisi tempurungnya sebagai alat perlindungan diri dari predator.

Baca Juga: Mulai Dibagikan pada Pengantin Baru di Sumedang, Berikut Pengertian Kartu Nikah

"Kita punya kura-kura ceper itu 17 ekor, sekarang bertambah dua jadi 19 ekor," kata Panji di Bazoga, Kota Bandung, Sabtu 1 Agustus 2020.

Dua kura-kura itu menetas pada 15 Mei 2020. Dari tiga telur kura-kura yang ditetaskan, Panji mengatakan hanya dua ekor yang berhasil menetas.

Panji menjelaskan populasi hewan endemik tersebut bisa ditemui di Asia Tenggara. Untuk wilayah nusantara, kata dia, kura-kura itu bisa biasa ditemui di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Bali.

Baca Juga: Pantauan Arus Lalu Lintas Kota Bandung Hari Ini: Dago dan Kawasan Wisata Lembang Padat

"Kalau jumlah populasinya Indonesia, beberapa waktu lalu saya cari, belum ada penelitiannya, tapi satwa ini belum berstatus dilindungi, ini biasanya masih ada yang jual," kata Panji.

Kura-kura tersebut, baik jantan maupun betina, ukurannya bisa mencapai 25 centimeter. Dalam sekali bertelur, kura-kura itu bisa melahirkan dua hingga empat telur dengan masa inkubasi hingga 75 hari.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X