Sehari-hari Tak Bekerja, Bapak Lalan Pengidap Stroke Tak Bisa Berobat karena Menunggak BPJS 4 Tahun

- 22 Mei 2020, 11:18 WIB
BAZNas Sumedang kirim bantuan pada keluarga Bapak Lalan.* DOK.HUMAS PEMKAB SUMEDANG

PIKIRAN RAKYAT - Bukan hal aneh jika bantuan sosial dari Pemerintah tidak tepat sasaran, namun bukan berarti hal yang tidak aneh atau sudah lumrah itu bisa dibiarkan begitu saja dan dianggap benar.

Kesalahan pendataan yang mengakibatkan penerima bansos salah sasaran membuat warga yang berhak masih hidup dalam lingkaran susahnya hidup, bahkan untuk memakan sesuap nasi.

Kisah serupa juga terjadi pada Lalan (51), bapak empat orang anak yang tinggal di Babakan Hurip, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara.

Baca Juga: Suara Dentuman Misterius Kembali Teror Warga Bandung, Terdengar Sejak Dini Hari

Kini, Lalan tengah megidap stroke, penyakit itu menimpanya sejak setahun yang lalu. Atas kondisi itu lah, hanya sang istri yang mampu menjadi tulang punggung keluarga.

Sayangnya, akibat pandemi virus corona, pemasukan istri Lalan dari hasil jualan keliling menurun drastis.

Beruntungnya usai kisahnya viral, Lalan kini telah dibantu oleh layanan aktiv BAZNas (LAB). Mereka menyalurkan bantuan untuk keluarga Lalan.

Baca Juga: Pemkab Sumedang Laporkan 80 Persen Bansos Corona April Baru Didistribusikan Jelang Lebaran

Ketua BAZNas Kabupaten Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, bantuan yang disalurkan kepada keluarga Lalan berupa paket sembako untuk bekal hidup selama beberapa hari.

Lalan juga diberikan bantuan uang untuk melunasi tunggakan serta denda BPJS mandiri atas nama dia dan keluarga yang tidak dibayar selama kurang lebih empat tahun.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: Humas Pemkab Sumedang


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Pikiran Rakyat Media Network

X