Peneliti Temukan Virus Flu Babi Jenis Baru di Tiongkok, Diklaim Berpotensi Menjadi Pandemi

- 30 Juni 2020, 08:12 WIB
Peneliti temukan virus flu babi baru di Tiongkok yang berpotensi menjadi pademi.*

PR BANDUNGRAYA - Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi jenis flu baru di Tiongkok yang berpotensi menjadi pandemi seperti Covid-19 saat ini.

Dikutip Pikiranrakyat-bandungraya.com dari BBC, Selasa 30 Juni 2020, peneliti mengatakan flu tersebut berasal dari babi yang bisa ditularkan ke manusia.

Peneliti mengaku khawatir jika flu babi tersebut bisa bermutasi dan menyebar hingga ke tubuh manusia, sebab, mereka melihat ciri dan pola yang sama dari flu tersebut yang bisa menular ke tubuh manusia.

Baca Juga: Polresta Bandung Amankan Dua Pelaku Pemalsuan Dokumen BPKB dan STNK

Maka, mutasi dan pergerakan flu babi ini harus dipantau dengan sangat ketat agar tidak menimbulkan wabah global.

Peneliti mengatakan bahwa flu babi jenis ini adalah jenis baru, sehingga harus benar-benar diwaspadai sebab bisa jadi hanya ada sedikit manusia yang memiliki kekebalan terhadap virus ini.

Melalui Jurnal Prosiding National Academy of Sciences, para peneliti telah mengukur pengendalian virus babi dan melakukan pemantauan ketat terhadap pekerja di idnsutri babi. Cara-cara tersebut harus segera ditiru oleh para peternak babi lainnya.

Baca Juga: Cerai dari Istri, Ayah Perkosa Anak Kandungnya Sendiri Sebelum Beri Uang Jajan Rp50.000

Terakhir kali dunia menghadap wabah flu babi adalah pada 2009 silam, dimana wabah bermula dari Meksiko. Wabah flu babi kala itu tidak bersifat mematikan karena ada banyak orang yang memiliki kekebalan tinggi terhadap virus itu.

Virus A/H1N1 pdm09 telah memilki vaksin. Setiao tahun orang akan disuntik agar terhindar dari virus tersebut.
Sementara, flu babi baru yang disebut peneliti sebagai G4 EA H1N1 dapat berkembang biak di sel-sel yang melapisi saluran pernapasan manusia.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: BBC


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X