Memasuki Musim Penghujan, Harga Cabai di Kota Bandung Meroket hingga Rp70.000 per Kg

- 21 Oktober 2020, 14:56 WIB
Ilustrasi cabai merah: Harga tiga jenis cabai merah di Kota Bandung naik hingga dua kali lipat.
Ilustrasi cabai merah: Harga tiga jenis cabai merah di Kota Bandung naik hingga dua kali lipat. /Kabar Priangan

PR BANDUNGRAYA - Selama tiga pekan terakhir, harga cabai merah tanjung di Kota Bandung mengalami kenaikan. Harga cabai meroket bahkan dibanderol hingga dua kali lipat pada tiga pekan terakhir.

Selain cabai merah tanjung, harga cabai rawit merah dan cabai keriting merah juga mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.

Merespons hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah telah melakukan pemantauan harga komoditas di delapan pasar tradisional di Kota Bandung.

Baca Juga: NCT Cetak Rekor Baru Melalui Video Musik 'Make A Wish' Pasca Seminggu Perilisan di YouTube

Dari hasil pemantauannya, ia mengungkapkan sejumlah harga komoditas mengalami kenaikan akibat dampak dari musim penghujan.

Selain akibat musim penghujan, gagal panen dan serangan hama menjadi faktor lainnya kenaikan harga cabai disejumlah pasar di Kota Bandung terjadi.

"Ada kenaikan, memang berdasarkan pemantauan harga di delapan pasar tradisional kenaikan signifikan cabai merah tanjung, cabai merah keriting dan cabai rawit merah. Kenaikan signifikan," ujar Elly kepada wartawan di Balai Kota Bandung, pada 21 Oktober 2020.

Baca Juga: Melibatkan 260 Juta Demonstan, Apa yang Terjadi di Nigeria?

Sebagaimana dikutip Prbandungraya.pikiran-rakyat.com dari RRI, Elly mengungkapkan naiknya harga cabai merah sudah berlangsung sejak tiga pekan kemarin.

Kenaikan harga cabai disejumlah pasar di Kota Bandung bervariatif dengan rata-rata kenaikan tertinggi mencapai Rp25.000.

Elly menambahkan, harga cabai merah tanjung naik sekitar Rp25.000 sehingga harga menjadi Rp65.000 sampai Rp70.000 per kilogram (kg), padahal semula harga normal hanya mencapai Rp30.000 kg.

Baca Juga: PM Jepang Kunjungi Indonesia, Bahas Beberapa Kerja Sama yang Akan Terjalin

Selain itu, harga cabai keriting merah juga mengalami kenaikan Rp7.000 dari harga awal Rp40.000 menjadi Rp47.000 per kg yang diikuti dengan melonjaknya juga harga cabai rawit di pasaran.

Musim penghujan dapat menyebabkan kualitas cabai dan sayuran dikalangan petani menjadi kurang bagus sehingga pedagang tidak dapat menyetok cabai karena memiliki kandungan air yang banyak.

Elly mengatakan, jika cabai dipaksakan untuk distok lebih lama oleh pedagang maka hal tersebut akan membuat kualitasnya memburuk. 

Baca Juga: Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Mantan Bupati Rachmat Yasin, KPK Panggil 3 Pejabat Bogor

"Jadi kualitas cabai kurang bagus di musim penghujan dan kekurangan produksi," ucap dia.

Ia menjelaskan, kebutuhan cabai merah di Bandung mayoritas dipasok dari wilayah Banyuwangi dan beberapa diantaranya dari Kabupaten Bandung dan Tasikmalaya.

Jika harga cabai di Kota Bandung terus mengalami kenaikan, maka Disdagin rencananya akan melakukan operasi pasar.

Baca Juga: Pilkada di Mata Puan Maharani: Penting untuk Menguatkan Penanganan Pandemi Covid-19

Namun sebelum dilakukanna operasi pasar tersebut Disdagin Kota bandung terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Bulog Jawa Barat yang memiliki stok komoditas pangan.

"Perlu berkoordinasi dulu karena Bulog juga harus memastikan stoknya ada atau gak," tutur dia.***

Editor: Fitri Nursaniyah

Sumber: RRI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x