Viral Utas di Twitter, Pengakuan Korban Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik Berkedok Penelitian

- 30 Juli 2020, 11:31 WIB
Viral predator sex fetish kain jarik. /Twitter.com/@m*****

PR BANDUNGRAYA - Sebuah utas berisi pengakuan korban pelecehan seksual berkedok penelitian viral di media sosial twitter.

Berdasarkan keterangan dari narasumber pemilik akun twitter berinisial @m, yang tidak berkenan dipublikasikan namanya, mengaku telah dipaksa dan dilecehkan oleh seorang yang mengaku mahasiswa.

Baik pelaku maupun korban, keduanya kenal pertama kali dan mulai berkomunikasi lewat media sosial instagram.

Baca Juga: Dipuji Banyak ARMY Usai Wawancara BTS di Tokopedia, Hansol: Jadi Mirip Penyu Disamping BTS

Modus pelaku adalah meminta korban menjadi subjek penelitiannya. Namun, setelah ditelusuri, berdasarkan gelagat dan permintaan tidak masuk akal pelaku, kegiatan yang diming-iming dilakukan untuk penelitian itu nampaknya hanya merupakan pemenuhan hasrat fetish belaka.

Korban menuturkan bahwa sekujur tubuhnya dari ujung kepala hingga ujung kaki diminta untuk diikat menggunakan lakban, kemudian dibungkus kain jarik, dan diikat lagi menggunakan tali rafia.

Korban dibungkus kain jarik selama tiga jam dengan kondisi seluruh muka tertutup kain termasuk hidung dan mulut.

Baca Juga: Lelucon JimIN dan JimOUT Debut Dikenal BTS Gara-gara Tokopedia, ARMY Internasional Ikut Heboh: OMG!!

"Ingat, tujuan km dibungkus apa? Untuk membantu riset Mas. Ingat apa yang dicari dari riset ini? Yaitu reaksi emosional km ketika dibungkus," kata pelaku berinisial G yang diduga berfetish kain jarik itu.

Sebelum eksekusi, pelaku menjelaskan pada korban bahwa kegiatan membungkus manusia bak mengkafani jenazah itu merupakan sebuah metode yang efektif untuk melakukan terapi.

Halaman:

Editor: Fitri Nursaniyah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X