CEK FAKTA: Telur Bisa Menurunkan Berat Badan, Diet Berhasil dengan Cara yang Benar!

- 7 Maret 2022, 21:10 WIB
CEK FAKTA: Telur Bisa Menurunkan Berat Badan, Diet Berhasil dengan Cara yang Benar!
CEK FAKTA: Telur Bisa Menurunkan Berat Badan, Diet Berhasil dengan Cara yang Benar! /Cauleur/Pixabay

BANDUNGRAYA.ID - Apakah mengonsumsi telur membantu menurunkan berat badan alias diet? Telur adalah sumber protein yang baik dan mengandung mineral penting, vitamin B12, zat besi dan vitamin D. Telur mengandung nutrisi penting yang membantu menurunkan berat badan.

Sebuah laporan studi yang disebutkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa diet tinggi protein (diet dengan mengonsumsi telur) bisa membantu para partisipan dalam menimbulkan perasaan kenyang dan membantu menurunkan berat badan.

Berikut adalah berbagai versi cara menurunkan berat badan menggunakan telur yang bisa Anda pilih:

Baca Juga: Biang Kerok Kenapa Anda Cepat GEMUK! Benarkah karena Kurang Tidur? Spesialis Diet Bongkar Cara Mengatasinya

Baca Juga: 3 Mitos Orang yang Melakukan Diet: Makan Malam Membuat Gemuk?

1. Diet Telur 14 Hari

Versi program diet ini mencakup tiga kali makan setiap hari, dengan minuman tanpa kalori dan tanpa makanan ringan.

Setiap hari satu kali makan akan mencakup telur, tetapi makanan lain mungkin dibuat berdasarkan sumber protein tanpa lemak termasuk ikan atau ayam.

Untuk melengkapi protein dalam makanan, Anda bisa menambahkan sayuran rendah karbohidrat seperti bayam atau brokoli. Terkadang, buah jeruk diperbolehkan.

2. Diet Telur Dan Jeruk Bali

Dalam versi diet ini, Anda bisa makan setengah jeruk bali setiap kali makan, dengan telur atau protein tanpa lemak. Tidak ada buah lain yang diizinkan.

3. Diet Telur Rebus

Ini mengharuskan telur yang akan Anda konsumsi direbus matang.

4. Diet Telur

Program penurunan berat badan ini disebut diet tunggal dan dilakukan hanya makan telur rebus dan air selama dua minggu.

Namun, ini adalah program penurunan berat badan yang ekstrim dan tidak sehat, karena Anda hanya makan satu jenis makanan untuk waktu yang lama selama dua minggu.

Program ini tidak termasuk olahraga juga, karena Anda mungkin mengalami kelelahan selama menjalani diet tunggal.***

Editor: Siti Resa Mutoharoh


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah